Home

Berita dalam Gambar

Click on the slide!

Fakultas Teknik Terpilih Sebagai Pusat Unggulan Dunia Pengurangan Risiko Bencana Longsor

sumber: http://ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=4151 Fakultas Teknik UGM menerima penghargaan sebagai pusat unggulan dunia dalam hal pengurangan risiko bencana longsor berbasis masyarakat. Penghargaan sebagai World Center of Excellence for Community-based Landslied Disaster Risk Reduction diberikan oleh International Program on Landslide (IPL)and United Nation International Strategy for Disaster Risk Reduction. Penganugerahan penghargaan dilakukan bersamaan dengan konferensi bencana longsor yang dihadiri 80 negara di dunia, 3 Oktober 2011 di Kantor Pusat FAO, Roma. Selain itu, pada kesempatan tersebut IPL juga memberikan penghargaan kepada dua peneliti UGM Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., (Teknik Geologi), dan Dr. Teuku Faisal Fathani (Teknik Sipil dan Lingkungan) yang dinilai berhasil dalam mengembangkan sistem peringatan dini longsor serta mengembangkan program pendidikan mitigasi bencana longsor di daerah rawan longsor dengan melibatkan mahasiswa KKN-PPM UGM. Ketua Jurusan Jurusan Teknik Geologi UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., menyampaikan Teknik UGM berhasil bersaing dengan 42 penelitian tentang bencana tanah longsor yang berasal dari 30 negara di dunia. Dalam kesempatan tersebut dipilih tiga terbaik yaitu UGM, United State Geological Survey (USGS) yang bekerja sama dengan Canadian Geological State dan adalah Norwegian Geotechnical Institute. “ Waktu itu terdapat 44 penelitian longsor dari 30 negara di dunia. Setelah dievaluasi akhirnya dua penelitian kita tentang deteksi dini bahaya longsor dan KKN-PPM Mitigasi Bencana Longsor yang terpilih sebagai world center of excellent for community based landslide disaster risk reduction. Penelitian kami dinilai unggul karena dianggap visioner dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda dalam deteksi dan mitigasi longsor," jelasnya Kamis (13/10) saat bincang-bincang dengan wartawan di UGM. Dwikorita menuturkan secara rutin setiap tahunnya jurusan melaporkan kegiatan penelitian mengenai pengurangan resiko bencana longsor di Indonesia. Hasil penelitian dilaporkan ke konsorsium penanganan lonsor dunia. “Mulai tahun 2009 lalu kami secara rutin mengirimkan laporan riset tentang pengurangan resiko bencana longsor di Indonesia ke International Consortium on Landslide,” papar Guru Besar Geologi UGM ini. Lebih lanjut Dwikorita mengatakan, dengan penghargan yang diperoleh, Jurusan Geologi UGM mengemban tugas menjadi koordinator negara-negara lain di dunia dalam upaya deteksi dan pengurangan risiko bencana longsor. “Sejumlah negara seperti China, India, Korea, Nepal dan Mexcio menyatakan berminat untuk belajar ke UGM mengenai pengurangan risisko bencana longsor ,” ungkapnya.   UGM sendiri, telah mengembangkan alat deteksi dini bahaya longsor (ekstensometer) yang dapat berbunyi beberapa jam sebelum terjadi tanah longsor. Ekstensometer akan berbunyi ketika tanah mengalami rekahan sekitar 5 cm. “Alat deteksi dini bahaya longsor ini dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaplikasikannya di lapangan dan mengenali bahaya longsor," pungkas Dwikorita. (Humas UGM/Ika)

More...
Click on the slide!

Information Resources and Information Ethics

Pada hari Jumat, 30 September 2011, perpustakaan Geologi UGM mengadakan sosialisasi Sumber Informasi dan Etika Informasi kepada para mahasiswa S2/S3 Jurusan Teknik Geologi UGM yang berasal dari jaringan AUN-Seed Net. Informasi yang disampaikan berkaitan dengan perpustakaan geologi UGM, perpustakaan seputar UGM, sumber informasi yang dapat digunakan selama pendidikan serta etika informasi. Diinformasikan kepada para mahasiswa, bahwa UGM melanggan berbagai database. Misalnya EBSCO, Proquest dan lain sebagainya. Database tersebut dapat diakses dari wilayah UGM di url perpustakaan UGM. Selain itu, diinformasikan juga kepada mahasiswa bahwa Perpustakaan Geologi UGM mengelola koleksi digital, mulai dari buku digital, slide kuliah, presentasi mahasiswa dan lain sebagainya. Koleksi ini dapat diakses intranet UGM. Pada akhir sesi juga disampaikan mengenai etika informasi. Diharapkan dengan memahami penggunaan inforamsi secara benar di lingkungan akademik, akan dapat menurunkan angka plagiasi yang mungkin terjadi. Mahasiswa juga dipersilakan untuk mendaftarkan diri ke PPTIK UGM (http://pptik.ugm.ac.id) untuk mendapatkan akun email dan web gratis. Akun email ini nantinya dapat digunakan untuk mengakses database yang dilanggan UGM dari luar UGM. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan untuk mahasiswa pascasarjana Reguler dan MGP.  

More...
Click on the slide!

Bangun Gedung Baru, UGM Perluas Pelayanan Perpustakaan

Sumber UGM YOGYAKARTA (KU) – Universitas Gadjah Mada (UGM) akan membangun lima gedung perpustakaan baru dengan menempati area seluas 13 ribu meter persegi di sekitar area Unit Perpustakaan Terpadu (UPT) Unit I, Bulaksumur. Pembangunan gedung tersebut ditargetkan selesai pada 2014 dengan menelan dana sekitar 56,7 miliar rupiah. Drs. Ida Fajar Priyanto, M.A., Kepala Perpustakaan UGM, mengatakan gedung yang berlokasi di sebelah selatan Kantor Pusat UGM tersebut nantinya dimaksudkan untuk memperluas pelayanan perpustakaan, terutama untuk koleksi digital dan penambahan fasilitas belajar bersama (learning community). Keseluruhan bahan bangunan gedung akan menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Tidak hanya itu, masing-masing gedung akan dibangun taman atap (roof garden) sebagai tempat rekreasi bagi pengunjung perpustakaan. Menurut rencana, lima gedung yang disebut "lima klaster" akan terdiri atas 2 gedung bertingkat lima dan 3 gedung bertingkat tiga. "Untuk tahap pertama, dibangun dua gedung berlantai lima yang selesai hingga 2012," kata Fajar, Rabu (22/9). Ida Fajar menerangkan penambahan gedung baru nantinya diharapkan akan memperluas pelayanan perpustakaan bagi civitas akademika UGM. Dari sebelumnya, pelayanan perpustakaan adalah 0,5 meter persegi per mahasiswa, dengan adanya 5 gedung baru ini akan menambah perluasan pelayanan menjadi 0,7 meter persegi per mahasiswa. "Pelayanan perpustakaan UGM saat ini 0,5 per mahasiswa. Sudah melampui standar nasional, yakni 0,4 meter persegi," katanya. Kendati sudah melampui standar nasional, tingkat perluasaan pelayanan perpustakaan di UGM masih kalah dengan universitas bertaraf internasional di luar negeri. Untuk ukuran universitas bertaraf internasional, pelayanan perpustakaan sudah mencapai 1 meter persegi per mahasiswa. "Waktu studi banding ke beberapa negara, rata-rata yang sudah internasional sudah capai 1 meter persegi per mahasiswa," imbuhnya. Perilaku Mencari Informasi Berubah Diakui Ida Fajar, keinginan untuk menambah gedung perpustakaan baru telah menjadi keinginan pengelola perpustakaan sejak lama. Namun begitu, perluasan gedung baru ini bertujuan untuk menjawab perubahan perilaku mencari informasi (information behavior) pengunjung perpustakaan. "Tren cari informasi kini sudah berubah. Kalau dulu, mencari informasi lewat baca buku di perpustakaan, sekarang menggunakan laptop atau komputer. Mereka lebih banyak mengunduh buku digital. Akibatnya, pemanfaatan koleksi cetak sedikit berkurang, tapi koleksi digital bertambah," jelasnya. Di ruang baca koleksi digital setidaknya diperlukan fasilitas yang cukup memadai, terutama untuk peralatan komputer dan ruang akses bagi pengunjung melalui notebook dan laptopnya sendiri. Dengan demikian, pusat terminal komputer yang dibutuhkan jauh lebih banyak. "Ruang untuk ini dibutuhkan lebih besar. Apalagi mahasiswa lebih suka belajar bersama-sama. Nantinya, di gedung baru akan banyak ruang-ruang kecil untuk tempat diskusi dengan fasilitas IT (information technology)," tambahnya. Kecenderungan belajar berkelompok ini pula yang menginspirasi pengelola UGM untuk mendesain ruang-ruang di gedung perpustakaan kelak dengan fasilitas taman rekreasi yang berlokasi di atap gedung. "Atap yang digunakan berupa rumput, bisa digunakan untuk bersantai di alam terbuka, sekadar baca buku atau mengunduh informasi lewat fasilitas hot spot," terangnya. Penambahan lima gedung baru tentunya secara otomatis menambah total luas gedung perpustakaan di UGM menjadi 17 ribu meter persegi. Luas ini sudah termasuk luas perpustakaan yang ada di 18 fakultas. Sebelumnya, Direktur Perencanaan dan Pengembangan, Dr. Ir. Adam Pamudji Rahardjo, M.Sc., dalam kesempatan bertemu wartawan beberapa waktu lalu juga sempat mengatakan pembangunan gedung perpustakaan baru sudah sejak lama direncanakan. Meskipun demikian, baru saat ini terealisasi karena UGM juga tengah membangun Rumah Sakit Pendidikan. "Kita perkirakan dalam 3-4 tahun ini gedung perpustakaan ini akan selesai," katanya. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

More...
Perpustakaan Teknik Geologi UGM
Penyambutan Mahasiswa Peraih Olimpiade Geologi Indonesia (OGI) dan Imperial Barrel Award 2012 PDF Print E-mail
Written by admin   
Tuesday, 15 May 2012 06:19

Tim mahasiswa Teknik Geologi UGM kembali melengkapi prestasi yang sangat membanggakan. Setelah Tim Imperial Barrel Award 2012 yang terdiri dari mahasiswa S-2 meraih juara II tingkat Asia Pasifik pada 2 Maret 2012 yang lalu, mahasiswa S-1 juga tidak mau ketinggalan dengan menyabet juara umum pada Olimpiade Geologi Indonesia yang diselenggarakan di Unpad, Bandung, 7 – 12 Mei kemarin. Prestasi yang membanggakan dan diperoleh dalam waktu dekat oleh mahasiswa S-1 dan S-2 Jurusan Teknik Geologi ini semakin memantapkan reputasi jurusan ini sebagai juara pada level nasional dan internasional.

Sebagai penghargaan kepada pemenang dan ucapan rasa syukur kepada Tuhan YME atas prestasi tersebut, maka pada hari Senin, 14 Mei 2012 diadakan acara penyambutan bagi mahasiswa yang telah berhasil meraih juara Umum Olimpiade Geologi Indonesia dan juara II tingkat pasifik dalam Imperial Barrel Award 2012. Acara yang bertempat di University Club Resto UGM pada pukul 18.30 WIB tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik, Ketua Jurusan Teknik Geologi beserta jajaranya dan para mahasiswa yang berhasil meraih juara serta tim official dan dosen mentor. Acara dimulai dengan sambutan dari ketua Jurusan Teknik Geologi, Dr. Sugeng S Surjono, yang memberikan ucapan selamat atas keberhasilan mahasiswa yang telah berjuang keras dan berhasil meraih juara dalam Olimpiade Geologi Indonesia dan Imperial Barrel Award 2012. Beliau juga menekankan bahwa Jurusan Teknik Geologi UGM, saat ini terus memantapkan prestasi di level nasional dan internasional serta menciptakan lingkungan yang mendukung terciptanya “Tradisi Juara” dalam suasana khas UGM. Sambutan dilanjutkan dari bapak Dr. Ahmad Agus Setiawan, selaku manajer kemahasiswaan Fakultas Teknik dan diakhiri oleh Dekan Fakultas Teknik bapak Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D.

Bapak Dekan memberikan motivasi yang sangat penting bagi mahasiswa Teknik Geologi karena pada dasarnya kita memiliki banyak keunggulan, dimulai dari bibit-bibit yang nomor satu, system yang mendukung serta dosen yang berkualitas. Beliau juga sempat mendengarkan bagaimana kisah tim OGI dalam menjalankan lomba hingga meraih juara. Sharing cerita dari tim OGI ini disampaikan oleh Hidayatul Hendra, sedangkan dari tim Imperial Barrel Award disampaikan oleh Saudara Rahmadi Hidayat, ST.

Tim Olimpiade Geologi Indonesia dari Jurusan Teknik Geologi UGM beranggotakan lima orang yaitu, Hidayatul Hendra, Tri Rani Puji Astuti, Diana Rahmawati, Fahmi Hakim, dan Winda Kurniawati. Sedangkan tim dari Imperial Barrel Award terdiri dari Rahmadi Hidayat ST, Mahesa Sufi ST, Maulana Jati Perdana ST, Nurakhmi Qadariyah ST, dan Pritta Ariyani Machmud, ST.

Kejuraan Olimpiade Geologi Indonesia diadakan dua tahun sekali dan diikuti oleh Universitas-Univsersitas seluruh Indonesia yang mempunyai Program Studi Teknik Geologi seperti UGM, ITB, UNPAD, UPN, UI, Unsoed, UNDIP dll. Selama tiga kali penyelenggaraan Olimpiade Geologi Indonesia tersebut, Tim dari Jurusan Teknik Geologi UGM selalu menjadi juara umum. Sedangkan pada kejuaraan Imperial Barrel Award tim dari Jurusan Teknik Geologi UGM baru pertama kalinya memperoleh juara II setelah pada kejuaraan sebelumnya belum pernah memperoleh gelar juara.

OGI diselenggarakan pada tanggal 7 - 12 Mei 2012 di UNPAD, Bandung. Berdasarkan penuturarn Hendra, kejuaraan berlangsung selama enam hari dengan tim penilai independen yang didatangkan dari industri, konsultan dan universitas. Test pada hari pertama adalah basic geological knowledge, dan dilanjutkan test pekerjaaan lapangan pada hari ke-dua. Terdapat berbagai kendala dalam test lapangan tersebut diantaranya adalah pada saat akan melewati sungai, ternyata sungai dalam keadaan banjir. Tim harus menyeberangi sungai dengan berpegangan pada sebuah tali. Melengkapi pekerjaan lapangan ini, peserta olimpiade juga diminta melakukan analisis petrografi dan paleontology yang dimbilkan dari data lapangan. Pada test di hari ketiga tim dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok menganalisi petrografi dan satu kelompok lagi menganalisis paleontology. Pada bagian yang lain, peserta juga dilanjutkan dengan mengerjakan ujian geoteknik menganalisis kelerangan. Kemudian pada hari keempat tim melakukan kompetisi dibidang petroleum dan mining.

Setelah test dilakukan pada siang hari, maka pada malam harinya mereka melanjutkan dengan mengerjakan laporan yang seringkali harus digarap sampai pagi hari dengan mengorbankan waktu tidurnya. Pada hari kelima tim mempresentasikan hasil di setiap bidang dan pada hari terakhir seluruh peserta melakukan geowisata di sekitar wilayah Bandung. Pada hari Sabtu, 12 Mei pukul 23.00 WIB tibalah diumumkan pemenangnya dengan Teknik Geologi FT UGM sebagai Juara umum. Selain itu, capaian yang diperoleh adalah standing applause dari dewan juri bagi tim kerja lapangan (Diana dan Fahmi), the best presenter untuk petroleum (Hendra) dan the best presenter bagi Mining (Rani).

Untuk kejuaraan Imperial Barrel Award, menurut penuturan Rahmadi Hidayat, ST, kejuaraan di wilayah Asia-Pasifik dilaksanakan dari tanggal 5 Januari sampai 28 Februari 2012. Rahmadi menceritakan bahwa kendala utama dalam mengikuti kejuaraan tersebut adalah pada tahap awal yaitu ketika tim mengunduh data digital yang disediakan oleh pihak penyelenggara. Proses unduh data memerlukan waktu satu hari penuh dikarenakan file digital cukup besar. Disamping itu kejuaraan yang berlangsung bertepatan dengan ujian semester juga menjadi kendala tersendiri karena mahasiswa belum bisa fokus penuh terhadap kejuaraan. Pada saat pengerjaan tugas tim dikarantina di dalam labolatorium. Penilaian dilakukan dengan presentasi secara online dengan menggunakan teleconference. Pada akhirnya tim dari Jurusan Teknik Geologi UGM berhasil menjadi juara II dalam Imperial Barrel Award Asia Pasifik 2012.

Sekali lagi selamat diucapkan kepada kedua tim yang telah menambah prestasi Jurusan Teknik Geologi serta memantapkan tradisi juara bagi jurusan tercinta.

 

Last Updated on Tuesday, 15 May 2012 06:25
 
Acara Pelepasan dan Penyambutan Pegawai Baru di Jurusan Teknik Geologi UGM PDF Print E-mail
Written by admin   
Thursday, 03 May 2012 08:36

Pada hari Rabu, 2 Mei 2012 Jurusan Teknik Geologi UGM mengadakan acara pelepasan dan penyambutan pegawai baru. Acara yang dimulai pada pukul 15.30 WIB di lantai 2 Jurusan Teknik Geologi dihadiri oleh Ketua Jurusan dan beserta seluruh staffnya, acara ini dimaksudkan untuk melepas bapak Purwoko , SIP, MSi yang sekarang dipromosikan sebagai kepala Perpustakaan Teknik UGM dan Penyambutan dua pegawai baru yaitu, Yudistira, SIP sebagai staff Perpustakaan menggantikan bapak Purwoko, SIP, MSi., Nur Fitria, A.Md sebagai staff Arsiparis. Sesungguhnya pihak jurusan berat melepas pak Purwoko mengingat banyak prestasi yang telah diraihnya dalam bidang perpustakaan, acara tersebut berjalan denga santai dan terbuka diselingi dengan canda tawa oleh para staff Jurusan Teknik Geologi, Yudistira dan Nur fitria memberikan sepatah dua patah kata yang ingin mereka sampaikan dilanjutkan dengan pesan dan kesan dari bapak Purwoko selama menjadi bagian dari keluarga besar Jurusan teknik Geologi, banyak kesan yang didapatkan selama bapak Purwoko menjadi bagian dari keluarga besar Jurusan Teknik Geologi baik itu senang dan susah, bahkan bapak Purwoko menyebut bahwa Jurusan Teknik Geologi ini diibaratkan sebagai “Kawah Candaradimuka” yang dimaksud kawah candaradimuka adalah di Jurusan Teknik Geologi ini lah bapak Purwoko dididik dari Mulai moral, emosi dan sebagainya yang berakhir pada pembentukan watak dan karakter. “Berat rasanya meninggalkan Jurusan Teknik Geologi” ujar pak Purwoko. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Jurusan Teknik Geologi Bapak Dr. Sugeng Sapto, beliau memberikan motivasi kepada para staffnya agar menjadi orang yang terus berprestasi setinggi mungkin dan tentunya pihak Jurusan akan selalu mendukung para staffntya jika ingin ber prestasi.

Tugas baru diemban oleh ke dua staff yang baru bergabung dengan keluarga besar Teknik Geologi UGM . Yudistira diharapkan untuk bisa lebih mengembangkan perpustakaan dengan ide-ide segar yang dimilikinya seperti apa yang telah dilakukan oleh bapak Purwoko, Nur Fitria diharapkan ke depannya mampu mengintegrasikan seluruh arsip-arsip yang dimiliki oleh Jurusan Teknik Geologi mengingat sebelumnya belum ada yang secara khusus mengelola arisp-arsip tersebut, sehingga apabila sebuah arsip diperlukan dapat ditemuakan kembali secara cepat dan tepat.

Acara tersebut kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Buchori dan saling berjabat tangan kepada pak Purwoko, Yudistira,dan Nur Fitria.

 
Penghargaan untuk para karyawan berprestasi 2011 PDF Print E-mail
Written by admin   
Wednesday, 21 March 2012 01:28

Jumat, 16 Maret 2012 menjadi momen yang tidak terlupakan bagi para karyawan Teknik Geologi UGM. Pada kesempatan ini Pengurus Jurusan yang diwakili oleh Dr. Agung Setianto mengumumkan 3 orang karyawan terbaik dengan 3 kategori yang berbeda.

Dr. Sugeng Sapto memberikan selamat pada para karyawan berprestasiKategori pertama adalah karyawan terbaik dengan dedikasi dan panutan terbaik diraih oleh Bpk. Bambang Budiono, B.Sc. Beliau adalah Kepala Urusan Pengajaran di Jurusan Teknik Geologi UGM. Raihan ini memang sudah sepantasnya diberikan kepada beliau. Dalam keseharian tidak dapat dipungkiri kepeduliannya kepada karyawan lain yang notabene merupakan anak buahnya(atau tepatnya rekan kerjanya). Tidak jarang berbagai masukan dan dorongan disampaikan kepada karyawan lain agar selalu meningkatkan kemampuan kerja dalam rangka turut serta dalam pengembangan jurusan.

Kategori kedua adalah inovasi terbaik, diraih oleh Danang Dwi Wicaksono, S.Si. Beliau adalah laboran baru pada lab Geokimia Teknik Geologi UGM. Dr. Sugeng Sapto menyampaikan bahwa pengurus melihat kegigihan Danang dalam membangun lab geokimia. "Mas Danang ini membangun lab, mempersiapkan berbagai data dan persiapan alat-alatnya. Bahkan pada awalnya mas Danang juga menjadi asisten praktikum serta menyusun buku pedoman praktikum geokimia. Jadi tidak salah lagi jika kategori "Inovasi Terbaik" pengurus berikan kepadanya" papar Dr. Sugeng dalam sambutannya.

Kategori ketiga adalah karyawan dengan jam kerja dan produktifitas terbaik diberikan kepada Monika Angraini Pamungkasari. Monika merupakan karyawan bagian keuangan Teknik Geologi UGM. Tidak jarang dalam rangka menyelesaikan pekerjaannya, Monika rela lembur. Dedikasi inilah yang kemudian dihargai dalam kategori "jam kerja dan produktifitas terbaik".

"Apa yang diberikan kepada ketika peraih penghargaan ini jangan dilihat secara materiil namun semoga dapat dijadikan pemantik dalam rangka kerja-kerja berikutnya yang lebih baik. Semoga tahun depan acara semacam ini dapat kembali kita adakan dan semoga peraihnya dapat berganti dan bervariasi" kata Dr. Sugeng Sapto Surjono.

 
Selamat datang para Doktor baru.. PDF Print E-mail
Written by admin   
Wednesday, 21 March 2012 01:27

Hari Jumat, 16 Maret 2012 menjadi salah satu hari istimewa untuk Jurusan Teknik Geologi UGM. Pada hari tersebut, diadakan syukuran dan selamat datang pada beberapa dosen yang baru saja lulus menempuh studi S3 (Doktoral).

Beberapa dosen tersebut adalah,

1. Dr. Ir. Jarot Setyowiyoto, MSc. Menyelesaikan doktor di University Teknologi Malaysia (UTM) dalam bidang aplikasi geofisika untuk eksplorasi migas;

2. Ir. Pri Utami, MSc., Ph.D. menyelesaikan doktor di University of Auckland dalam bidang geothermal;

3. Dr. Akamaluddin, ST., MT. menyelesaikan doktor di Kyushu University, Jepang dalam bidang Paleontologi.

Dalam sambutannya Dr. Sugeng Sapto Surjono memberikan sambutan ibu Ir. Pri Utami, MSc., Ph.D. menyampaikan ucapan terimakasih atas dorongan dari keluarga besar Jurusan Teknik Geologi UGM  agar para dosen yang sedang menempuh studi S3 segera dapat menyelesaikan studinya. "Berbagai godaan selama studi, pengalaman manis dan pahit justru memompa semangat kami untuk segera dapat menyelesaikan studi dan mengabdikan ilmu kami di jurusan ini" papar Pri Utami, Ph.D yang menyelesaikan S3nya di Australia. Sayang sekali, pada acara tersebut, Dr. Ir. Jarot Setyowiyoto, M.Sc. tidak dapat hadir karena ada acara di Jakarta.

Para dosen yang baru saja menyelesaikan doktoralnya, tidak begitu sulit untuk kembali menyesuaikan diri dengan atmorfir Teknik Geologi UGM, bahkan mulai semester ini sudah mengampu mata kuliah. Hal ini sangat membanggakan bagi jurusan karena akan dapat meningkatkan kualitas  akademik dan akhirnya meningkat pula kualitas lulusan dari jurusan Teknik GIr. Pri Utami, Ph.D. memberikan sambutan eologi UGM.

Sampai saat ini, masih ada beberapa dosen yang masih menempuh program doktoralnya di luar negeri. Harapannya para dosen ini dapat segera menyelesaikan dan bergabung di Jurusan Teknik Geologi UGM.

Selain dosen yang baru menyelesaikan S3nya, terdapat satu karyawan yang baru saja menyelesaikan program master di Program Pascasarjana UGM pada Kajian Budaya dan Media minat Studi Manajemen Informasi dan Perpustakaan. Karyawan tersebut adalah Purwoko, SIP. yang kesehariannya merupakan pustakawan di perpustakaan Jurusan Teknik Geologi UGM.

 
UGM Participates in AAPG Imperial Barrel Award 2012 Asia Pacific Round PDF Print E-mail
Written by admin   
Friday, 02 March 2012 06:28

 

Last Wednesday (29/2/2012) was an exciting day for  Universitas Gadjah Mada (UGM) Team, as on 14.30 Western Indonesia time, the team finally presented their 7-weeks hard work upon a dataset of Schangen Block, North Sea, Netherland, in the Asia Pacific round of American Association of Petroleum Geologists’s Imperial Barrel Award (AAPG IBA) 2012. The regional stage of the international basin/prospect competition was held via Teleconference to Singapore where the judging panel, namely Peter Baille (President of AAPG Asia Pacific), Peter Purcell (TGFI Australia), and William Houston (New Zealand Oil and Gas) located. The five Master Students of Geological Engineering UGM –Rahmadi Hidayat, Nurrakhmi Qadaryati, Pritta Ariyani Machmud, Maulana Jati Perdana, Mahesa Sufi—acted as the New Venture group that must convince the judging panel to invest in the Schangen Block via 25-minutes PowerPoint presentation. Rahmadi Hidayat, the team captain remarked that the teleconference was running quite smoothly and that judges commented that they were shocked by the level of analysis the UGM team had presented. It is still far to conclude, though, as there are still many universities from all over Asia Pacific that surely did their best to be selected as the only Asia Pacific representative in IBA finals that will take place in Long Beach, CA, USA during AAPG Annual Convention and Exhibition (ACE) 2012.

Luckily the team has prepared through a series of warming up events, starting with exclusive sharing (21/01) with Wahdanadi (Pertamina EP) and Erawati (Medco) that had experienced being participants in IBA 2008 and 2011. Wahdanadi and team even made their way to IBA Finals in Texas, USA. being the first and only Asia Pacific representative that came from Indonesia. This sharing gave idea to 2012 UGM Team of how IBA competition tasted like. Following the sharing is the public talkshow “Introduction to IBA” by the same speakers, made to raise awareness of the most prestigious basin analysis competition and also to track a potential of the future UGM team members.

Having analyzed the dataset for 3 weeks, a mid-evaluation (28/01) was conducted, inviting Wibisono (Medco), Rovicky Dwi Putrohari (Hess) and Dr. Djarot Setyowiyoto (UGM). Suggestions, especially from the industrial panel, was invaluable for keeping UGM Team in the right track towards final presentation.

To keep out from technical issues, the AAPG Asia Pacific held a teleconference training (23/01) to check the smoothness of each participating universities’ teleconference connections.

A final-presentation evaluation then also conducted on (18/02), inviting Rakhmadi Avianto (Samudera Energy), Roeskamto Soeripto (independent consultant), Murdoko (independent consultant) and Sarju Winardi (UGM) to evaluate the finished work of UGM Team. This event could connect the university “language-of-speaking” with  industrial experts expectations, so that the UGM Team learned how to present effectively and better met industrial world standards—ready to rock the Asia Pasific battle on 28/02.

Team members, though admitted their exhaust of working long hours to deliver the best possible analysis, were claimed of being glad as part of IBA competition. Rahmadi, the captain said, “ actually I am very familiar in basin analysis, but this is the first time I ever deal with European basins that ranged up to Paleozoikum while my daily projects are Indonesian basins which are usually Tertiary or younger. This experience is invaluable for me and I am thankful to be involved in Imperial Barrel Award. ”

Yet all of the preparation and competition processess were possible to be done only because of the kind sponsorship of Hess, a world-leading oil company. As the local committee for UGM Team, we from AAPG UGM Student Chapter would like to express our gratitude for Hess for supporting UGM in this educational competition. Let’s hope for the best for UGM team!

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 11